Menaksir harga yang lebih tinggi dalam menjual properti adalah trik lama yang digunakan para agen real estate. Hal ini dilakukan agar orang yang ingin menjual properti akan terkesan dengan angka yang besar, dan kemudian memilih agen tersebut dibanding kompetitornya yang lain. Namun harga properti yang berlebihan ini akan membuat properti ini berada di pasaran berbulan-bulan, sementara pemilik rumah kehilangan uang.

Praktek yang dikenal sebagai menjual sebuah listing ini hanya satu dari sekian trik yang digunakan para agen real estate yang ingin menarik perhatian kliennya. Para pencari rumah yang cerdas akan bisa mengetahui bagaimana melihat trik marketing ini dan melihat para broker yang benar-benar berniat menjualkan properti mereka.

Berikut sejumlah tips untuk membantu para penjual rumah dalam memilih agen real estate yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka dan berhasil membuat properti tersebut terjual.

  1. Aktif Berkomunikasi

Seperti sifat dunia properti yang begitu sensitif terhadap waktu, sangat penting memiliki agen yang aktif memberikan informasi terbaru, seperti data relevan mengenai properti yang ingin Anda beli, atau calon pembeli potensial yang ingin membeli properti Anda.

  1. Proaktif

Agen yang baik secara proaktif menghubungi pembeli potensial. Selain itu mereka juga menjalin hubungan baik dengan customer lama serta terus menambah jumlah leads baru. Elemen kunci dari menjadi proaktif ialah bagaimana caranya membuat klien merasa mendapatkan informasi yang cukup.

  1. Pendengar Yang Baik

Kebanyakan agen properti yang baik akan mengingatkan Anda untuk berhati-hati terhadap agen yang berbicara terlalu banyak, karena harusnya Anda-lah yang menjadi pihak yang lebih banyak berbicara.

Pastikan juga agen Anda paham dengan keinginan maupun permintaan khusus yang diajukan. Karena itu agen yang baik seharusnya banyak bertanya mengenai kebutuhan Anda, bukan sebaliknya.

 

  1. Menguasai Area

Seorang agen harus mampu menguasai suatu area baik dari luar maupun dalam. Kemudian ia juga punya pandangan properti pada beberapa daerah di sekitarnya.

Dengan menjawab penuh keyakinan terhadap beberapa kota atau area yang menjadi spesialis, maka agen bisa membantu Anda menentukan pilihan. Bahkan agen yang kritis dapat memberi informasi lingkungan sekitar, seperti sekolah dan jalur transportasi di lokasi incarannya.

  1. Tahu Harga

Memilih agen properti yang baik bisa dilihat dari kepiawaiannya dalam menjelaskan tren harga rumah atau apartemen di lokasi spesialisnya. Untuk itu, pastikan si agen properti mampu menaksir/memprediksi nilai rumah Anda.

 

  1. Memotivasi Client

Karena membeli maupun menjual rumah bisa menjadi tugas yang melelahkan, tentu sangat penting bagi Anda memiliki agen yang dapat memberi motivasi.

Secara logika, tentu hal ini juga akan menguntungkan bagi agen. Karena jika customer merasa puas dan mendapatkan unit properti yang tepat, agen pun akan mendapat nilai kepuasan tersendiri.

  1. Mampu Beradaptasi

Beberapa klien memiliki cara berbeda dalam metode komunikasi. Ada yang lebih menyukai bertanya melalui pesan singkat, chating, email, atau bahkan menelepon langsung.

Sudah menjadi tugas agen untuk menyesuaikan dirinya terhadap gaya komunikasi yang diinginkan oleh klien, sehingga dapat memberi rasa nyaman ketika berkomunikasi bagi kedua pihak.

  1. Paham Jangka Waktu

Timing awareness atau kesadaran akan periode waktu menjadi faktor esensial dalam sinergi antara klien dan agen. Agen harus mengetahui jika Anda ingin cepat-cepat menjual rumah, sehingga mereka juga akan menyesuaikan dengan ritme yang cepat.

Di sisi lain jika klien sedang tidak terburu-buru, agen dapat menyarankan untuk membidik pasar yang tepat sehingga mendapatkan harga yang tepat.

  1. Tahu Motivasi Konsumen

Seorang agen yang baik biasanya akan mencari tahu alasan klien mereka berniat menjual/membeli properti dan bertanya beberapa pertanyaan berikut kepada dirinya sendiri:

  1. Apakah klien ingin menjual rumah untuk membeli unit yang baru?
  2. Apakah ini akan menjadi properti investasi mereka?
  3. Akankah mereka memutuskan untuk membeli dan tinggal di rumah ini?

Beberapa hal tersebut akan bermanfaat ketika hendak mengatur prioritas waktu, karena kebutuhan tiap klien berbeda.

Kebutuhan mereka yang hendak menjual satu dari lima investasi properti, dan mereka yang ingin menjual satu-satunya rumah keluarga tentu tidak sama.

  1. Memberi Kontak

 

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai sepak terjang agen, tanyakan kepada klien-klien yang sebelumnya pernah mereka tangani. Agen yang baik tentunya tak ragu memberikan kontak hingga lebih dari 5 klien terakhir sebagai referensi Anda.

 

Sumber : Rumah.com